* DICARI... LUQMANUL HAKIM!!! *
Oleh ADRIANO RUSFI, Psi.
"DUHAI Ananda, usah kau sekutukan Allah. Sungguh menyekutukan Allah itu aniaya yang besar"
TERBAYANG kalimat itu mengalir dari bibir lembut seorang ibu, mengajarkan tauhid pada Sang Buah Hati sambil mengusap rambutnya dengan penuh cinta. Terbayang raut wajah teduh keibuan, berbekal sayang bercampur cemas menasihati anaknya yang manja dipangkuan, agar terhindar dari murka Allah.
Tapi tidak. Itu ternyata bukan petuah bunda. Itu ternyata adalah nasihat seorang ayah yang sedang menjalani tanggung jawab kelelakiannya sebagai Muslim untuk mendidik anaknya. Petuah itu mengalun dari hati seorang lelaki sejati bernama Luqmanul Hakim, yang sadar penuh akan titah syariah bahwa kelelakiannya bukan hanya untuk membuahi dan mencari nafkah, tapi juga sebagai pendidik.





