Tampilkan postingan dengan label edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label edukasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Desember 2016

Punya Anak Sudah Mahasiswa? Bekali dengan E-Money Saja!


Ini asli pengalaman saya. Sebagai seorang Emak yang mempunyai anak sedang menuntut ilmu di Kampung Tetangga, sering kepikiran donk gimana kalau tiba-tiba si anak kehabisan uang hingga tak bisa membeli makanan serta berbagai keperluan.

Saya ingat sekali kala menjadi mahasiswa,  mayoritas kami menikmati masa-masa prihatin dalam kehidupan, terutama bagi mahasiswa perantauan dan kiriman uang dari orangtua sering terlambat.  Jaman itu kehadiran Pak Pos adalah yang selalu ditunggu dan dirindu, sebab itu tandanya kiriman uang dari orangtua berupa wesel pos sudah bisa dicairkan di Kantor Pos Kampus.

Namun, kini jaman sudah berubah. Jika ingin mengirim uang untuk ananda tercinta cukup transfer melalui Mobile Banking, Internet Banking bahkan Elektronik Banking yang tidak membutuhkan kepemilikan rekening.

Sabtu, 10 Desember 2016

Perempuan dan Uang Plastik


Ilustrasi 
Perempuan dan Uang, bagaikan dua sahabat yang selalu saling membutuhkan. Perempuan tanpa uang akan mati gaya. Bayangkan, berapa budget yang harus dikeluarkan oleh seorang perempuan untuk menjaga penampilannya agar senantiasa sempurna dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Anggaplah pengeluaran yang paling minimalis bagi perempuan rumahan, butuh shampo untuk menjaga kebersihan dan keindahan mahkotanya, sabun mandi supaya tetap segar dan wangi, pasta gigi biar tampil semakin berseri, pakaian rumah yang sederhana alias daster nan nyaman, tanpa merasa perlu bermake up dan mempercantik diri sedemikian rupa.

Itu semua butuh biaya, apalagi bagi seorang perempuan pekerja. Semakin panjang daftar belanjaan yang harus dipenuhi setiap bulannya, hanya demi menjaga penampilan agar selalu prima di mata rekan sekerja.

Sabtu, 26 November 2016

Mengenal Jenis-Jenis Transaksi Non Tunai

ilustrasi
Sejak tanggal 14 Agustus 2014 yang lalu, Bank Indonesia mencanangkan  Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Apa maksud dan tujuannya? Gerakan Nasional Non Tunai atau melakukan transaksi ekonomi tanpa uang tunai dimaksudkan untuk mempersiapkan masyarakat Indonesia menjadi bagian dari masyarakat dunia yang saat ini telah terbiasa melakukan berbagai transaksi secara non tunai. Tujuannya agar ke depan masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi ekonomi secara mudah, efisien dan aman, jika menggunakan sistem non tunai.

Pada dasarnya, transaksi non tunai memiliki tiga bentuk, yaitu:
  1. Paper Based, contohnya cek dan bilyet giro
  2. Card Based, contohnya kartu kredit, kartu ATM dan kartu debit
  3. Elektronic Based, contohnya E-Money

Kamis, 22 November 2012

#PETER PAN SYNDROME vs CINDERELLA COMPLEX #

Saat ini, banyak sekali pasangan muda yang belum lama menikah akhirnya bercerai. Fenomena seperti itu kian meningkat. Padahal waktu mereka berpacaran, sepertinya tidak ada masalah. Namun setelah memasuki dunia pernikahan banyak hal yang mereka temui, bahkan mungkin hal-hal sepele, yang menjadi pemicu keretakan dalam rumah tangga. 

Ternyata pada saat ”penjajakan”, masing-masing dari mereka tidak sempat mengenali pasangannya dari sudut pandang pengasuhan. Mereka tidak menyadari bahwa di dalam diri pasangan atau diri mereka sendiri, terdapat jiwa-jiwa peter pan dan cinderella.
Apa itu Sindrom Peter Pan ?

Kamis, 18 Oktober 2012

# LIMA RUDY.... SUKSES YANG MANA?? #

# LIMA RUDY.... SUKSES YANG MANA?? #


Saya ingat waktu di SMA dulu, kami (murid) harus menjalani test IQ untuk penjurusan. Sekolah saya menetapkan bahwa murid2 dengan IQ tinggi bisa masuk ke jurusan IPA/Science. Murid dengan IQ sedang hanya bisa masuk jurusan Sosial dan yang paling rendah IQnya hanya diijinkan untuk masuk ke jurusan Bahasa.


Aturan di sekolah saya ternyata berlawanan dengan aturan dari SMA swasta terkenal di Yogyakarta yang mengarahkan anak-anak yang ber IQ paling tinggi justru ke jurusan Bahasa.

Minggu, 14 Oktober 2012

* DICARI... LUQMANUL HAKIM!!! *


* DICARI... LUQMANUL HAKIM!!! *
Oleh ADRIANO RUSFI, Psi.

"DUHAI Ananda, usah kau sekutukan Allah. Sungguh menyekutukan Allah itu aniaya yang besar" 

TERBAYANG kalimat itu mengalir dari bibir lembut seorang ibu, mengajarkan tauhid pada Sang Buah Hati sambil mengusap rambutnya dengan penuh cinta. Terbayang raut wajah teduh keibuan, berbekal sayang bercampur cemas menasihati anaknya yang manja dipangkuan, agar terhindar dari murka Allah.

Tapi tidak. Itu ternyata bukan petuah bunda. Itu ternyata adalah nasihat seorang ayah yang sedang menjalani tanggung jawab kelelakiannya sebagai Muslim untuk mendidik anaknya. Petuah itu mengalun dari hati seorang lelaki sejati bernama Luqmanul Hakim, yang sadar penuh akan titah syariah bahwa kelelakiannya bukan hanya untuk membuahi dan mencari nafkah, tapi juga sebagai pendidik.

* PERAN AYAH dalam PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK *


Peran ayah sangat penting dalam mengembangkan kegigihan dan ketekunan seorang anak. Karakter tersebut menjadi landasan bagi anak dalam menghadapi tekanan kehidupan dan berhasil dalam hidupnya.

Studi baru oleh para peneliti dari School of Family Life di Brigham Young University menunjukkan, ayah mempu nyai posisi yang unik dalam menolong anak mereka mengembangkan karakter gigih dan tekun. Riset para peneliti BYU itu diterbitkan dalam jurnal Early Adolescence, 15 Juni 2012.

Profesor Laura Padilla-Walker dan Randal Day mencapai kesimpulan itu setelah mengikuti perkembangan 325 keluarga selama beberapa tahun. Seiring berjalannya waktu, sifat gigih diperoleh anak dari para ayah. Sikap ini berdampak postif yakni lebih tinggi nya keterlibatan anak di sekolah dan tingkat kenakalan lebih rendah.

Kamis, 11 Oktober 2012

- MUSIK, BOLEHKAH??? -

- MUSIK, BOLEHKAH??? - 



Musik itu sudah menjadi industri besar dunia. Pastinya Indonesia sangat menggiurkan dari sisi pasar. Sangat menguntungkan konser di tanah air, karena bisa mendulang uang. Baik untuk promotor lokal maupun mancanegara, Indonesia surganya jualan musik. Setiap ada konser musik Barat, selalu penuh tuh. Penontonnya tentu saja orang kaya, seperti kalangan selebriti, pejabat-anak pejabat, pengusaha dan anak-anaknya. Kenapa, karena harga tiketnya juga jutaan. Paling murah ratusan ribu.

Rabu, 03 Oktober 2012

- SEPULUH PERUBAHAN di OTAK REMAJA yang BIKIN GALAU dan LABIL -

- SEPULUH PERUBAHAN di OTAK REMAJA yang BIKIN GALAU dan LABIL -




Masa remaja adalah masa yang galau, labil ataupun alay. Ada begitu banyak istilah-istilah aneh yang disematkan untuk para remaja yang sedang dalam masa pencarian jati diri. Di dalam otak dan kepalanya, para remaja ini mengalami beberapa perubahan yang perlu diperhatikan.
Perubahan-perubahan ini dapat menjelaskan perilaku remaja yang acapkali penuh drama, tak rasional dan agresif tanpa alasan yang jelas. Di sisi lain, para remaja ini juga memiliki kebutuhan yang besar akan kebebasan dan kasih sayang. Memang setelah bayi, pertumbuhan otak yang paling drastis terjadi pada masa remaja.


Seperti dilansir LiveScience, Rabu (3/10/2012), berikut adalah 10 perubahan yang terjadi pada otak para remaja:

Minggu, 26 Agustus 2012

WHERE HAVE ALL THE FATHERS GONE?


"WHERE HAVE ALL THE FATHERS GONE?"
by Harry Santosa (Millenial Learning Center)

 
Bill Cosby memang berharga. Ketika beberapa tahun silam, anaknya Bill Cosby Jr diterjang peluru, hampir sebagian warga dunia berguncang. Seorang ayahn 'ideal' kehilangan anaknya. Puluhan pertanyaan berhamburan dibalik kejadian itu. Orang-orang tidak membayangkan Bill Cosby Jr punya masalah dengan bandit-bandit pengedar obat terlarang.
 Bukankah Bill Cosby seorang ayah ideal, humoris, sabar, pengertian, enak dan perlu.

Tidaklah berlebihan, kalau Alvin F. Poussaint M.D, seorang Asisten Profesor dari Harvard MedicalSchool, membutuhkan 10 halaman untuk menjelaskan kehebatan sang tokoh. Namun ada satu pertanyaan inti yang tidak mampu dijawab secara transparan oleh Bill.yaitu, "Where has Bill gone?".

Kemanakah Bill pergi selama ini. Apakah yang ia lakukan sepanjang hari dengan anaknya. Kenapa, Bill tidak mengetahui sedikitpun tentang sepak terjang anaknya?

Senin, 23 Januari 2012

"PERLUKAH ANAK BELAJAR BAHASA ASING SEJAK DINI??"?"


Saya pernah berpengalaman dalam dunia pendidikan, saat itu saya menjadi salah satu wakil kepala sekolah di sekolah yang berumur sudah lebih dari 60 tahun. Ya, sekolah itu sudah mendidik lebih dari 3 generasi (mulai dari kakek sampai cucunya pernah bersekolah di sekolah tersebut).  Sekolah national plus ini mendidik dan membuka mata saya tentang arti pendidikan. Untuk saat ini, saya hanya akan fokus pada bahasan kita yaitu bahasa.
Banyak orangtua (termasuk istri saya), bingung mau menyekolahkan anaknya sedini mungkin dan kalo bisa sekolah itu mengajarkan bahasa asing (ingris) dan aseng (mandarin). “Karena memang trendnya begitu dan kita punya uang masak tidak kasih anak yang terbaik, gimana menurut Pak Tim?” Tanya seorang Ibu muda kepada saya.

Jumat, 19 Agustus 2011

TIPS MENGATASI ANAK YANG SULIT DIATUR


 Dalam qur’an dan hadits diterangkan tentang Kedudukan Anak :

•      Anak Sebagai Anugerah Allah
            “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang.” (QS. Ali Imran [3] : 14)

•      Anak Sebagai Ujian
            “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. at-Taghabun [64] : 15)  - “Sesungguhnya anak itu bisa menjadi penyebab kikir, pengecut, bodoh, dan sedih.” (HR. Thabrani)


voa-islam.com Headline Animator